Tampilkan postingan dengan label Berita Menarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Menarik. Tampilkan semua postingan
Kamis, Januari 22, 2015

9 Lagu Anak-Anak yang Sebenarnya Tidak Pantas Di Nyanyikan.


9 Lagu Anak-Anak yang Sebenarnya Tidak Pantas Di Nyanyikan. - Seperti yang anda ketahui bahwa lagu anak-anak dikenal sangat baik dan bermakna bagi anak-anak yang menyanyikannya. Orangtua pun mengajari anaknya untuk mendengarkan dan menyanyikan lagu yang pantas untuk anak-anak. Tapi bagaimana jika lagu yang biasa dinyanyikan anak-anak ternyata mengandung unsur mengerikan? Itulah yang akan saya bahas pada postingan kali ini. Saya akan membahas 9 Lagu Anak-Anak yang Sebenarnya Tidak Pantas Di Nyanyikan.

1. Nina Bobo





 Nina bobo.. Oh.. nina bobo..
Kalau tidak bobo.. digigit nyamuk..

Lagu Nina Bobo memang tergolong lagu anak-anak yang biasa dinyanyikan orang tua untuk menidurkan anaknya. Tapi dibalik lagu pengantar tidur ini, mengandung latar belakang yang mengerikan. Lagu ini dulu dinyanyikan oleh seorang ibu sebagai pengantar tidur untuk anaknya bernama Nina Van Mijk, karena Nina telah mengalami penderitaan yang amat mengerikan, dan Nina pun tertidur untuk selama-lamanya alias mati.

2. Teru Teru Bozu
 

Teru-teru-bōzu, teru bōzu..
Ashita tenki ni shite o-kure..
Itsuka no yume no sora no yō ni..
Haretara kin no suzu ageyo..
Teru-teru-bōzu, teru bōzu..
Ashita tenki ni shite o-kure..
Watashi no negai wo kiita nara..
Amai o-sake wo tanto nomasho..
Teru-teru-bōzu, teru bōzu..
Ashita tenki ni shite o-kure..
Sorete mo kumotte naitetara..
Sonata no kubi wo chon to kiru zo..

Lihat videonya di sini : KLIK

Lagu ini adalah lagu anak-anak dari Jepang. Teru Teru Bozu adalah boneka tradisional khas Jepang yang biasa digunakan untuk menangkal hujan. Dengan bahan terbuat dari kertas tissu atau kain putih, boneka ini digantung di dekat jendela atau pohon dengan harapan tidak akan hujan hari itu. Tapi anda perlu dimana letak mengerikannya. 
Lirik Watashi no negai wo kiita nara Amai o-sake wo tanto nomasho yang artinya Jika kamu mengabulkan keinginan saya Kami akan minum banyak sake. Sake tentu tidak baik untuk anak-anak kan? Minuman sake (bisa membuat mabuk) hanya diperuntukkan untuk orang dewasa. Sedangkan lirik Sorete mo kumotte naitetara Sonata no kubi wo chon to kiru zo yang artinya Tetapi jika tetap hujan Aku akan memotong kepalamu.

3. London Bridge is Falling Down

 

London Bridge is falling down..
Falling down.. falling down..
London Bridge is falling down..
My fair lady..

Lihat videonya disini : KLIK

Selanjutnya adalah lagu anak-anak asal Inggris. Lagu ini adalah lagu permainan dengan 2 anak berdiri berhadapan sambil berpegangan tangan membentuk jembatan, anak lainnya akan berputar dibawah kedua tangan anak yang bergandengan tadi. Asal mula lagu ini yaitu menceritakan jatuhnya jembatan London berulang kali. Diduga jembatan London dibangun dengan praktek hukuman immurement, yaitu hukuman mati dimana seseorang dibiarkan di dalam sebuah bangunan berdinding dan dibiarkan mati kelaparan dan dehidrasi di dalamnya. Tradisi ini dilakukan karena kepercayaan masyarakat Eropa kuno yang percaya bahwa bangunan akan berdiri lebih kokoh setelah pelaksanaan hukuman mati ini. Lagu ini dinyanyikan dengan 2 orang menyatukan tangan mereka membentuk lengkungan, dan anak lainnya berlarian melewati lengkungan itu. Di akhir lagu, tangan kedua anak tersebut diturunkan dan anak terakhir yang melewatinya akan tertangkap di dalamnya, seperti ritual immurement.

4. Tooryanse








Tōryanse.. tōryanse..
Koko wa doko no hosomichi ja?
Tenjin-sama no hosomichi ja..
Chitto tōshite kudashanse..
Kono ko no nanatsu no oiwai ni..
O-fuda wo osame ni mairimasu..
Iki wa yoi yoi, kaeri wa kowai..
Kowai nagara mo..
Tōryanse.. tōryanse..

Lihat videonya di sini : KLIK

Lagu Tooryanse ini berasal dari Jepang. Lagu ini adalah lagu permainan anak-anak yang cara mainnya sama dengan London Bridge is Falling Down, hanya saja lagunya sedikit menakutkan dari awal hingga akhir. Perhatikan terjemahan liriknya :
Melewati, melewati
Dimana jalan sempit ini menuju?
Ini adalah jalan ke Kuil Tenjin
Tolong biarkan kami lewat
Orang yang tidak berusaha biasanya tidak diizinkan lewat
Anak ini sekarang berusia tujuh tahun
Kami datang untuk membuat penawaran kami
Pergi dengan aman, tetapi tidak kembali (Bagian menakutkannya) 
Jika anda siap, pergilah, pergilah


5. Blow The Man Down






Come all ya young fellers that follow the sea..
With a yo ho! Blow the man down..
Now just pay attention and listen to me..
Give me some time to blow the man down..
Aboard the Black Baller I first served my time..
With a yo ho! Blow the man down..
But on the Black Baller I wasted my time..
Give me some time to blow the man down..

Lagu yang menceritakan tentang kehidupan pelaut ini memiliki beberapa versi lirik. Salah satunya adalah lirik di atas yang menyebutkan Black Baller, merupakan nama sebuah kapal pada abad 19. Kapal ini didesain menjadi sebuah kapal dengan kecepatan tinggi. Selain kecepatannya yang tinggi, kapal ini juga terkenal dengan kelakuan kasar para kru kapal terhadap pelayar yang baru bergabung dengan mereka. Anda juga tahu arti dari blow the man down adalah jatuhkan pria itu dengan pukulan tanganmu.
Apakah pantas dinyanyikan kepada anak-anak?


6. Jimmy Crack Corn




Jimmy krack corn and I don't care..
Jimmy krack corn and I don't care..
Jimmy krack corn and I don't care..
My master's gone away..

Lihat videonya di sini : KLIK

Mulanya lagu ini merupakan penggalan lagu dari lagu asli berjudul "Blue Tail Fly" yang pertama ditulis pada tahun 1840. 'Blue tail fly' merupakan lalat penghisap darah yang biasanya mewabah di wilayah pertanian. Lagu ini menceritakan tentang seorang budak yang tidak bahagia dengan hidupnya. Sehari-hari dia melayani tuannya dan mengikuti sang tuan yang sedang berkuda sambil mengusir lalat-lalat penghisap darah yang beterbangan di sekitar tuannya itu. Namun, seekor lalat menggigit kuda yang dikendarai oleh sang tuan. Kuda itu pun kaget dan melompat yang menyebabkan sang tuan jatuh dan terbunuh.

 7. Here We Go Round the Mulbery Bush



Here we go 'round the mulberry bush..
The mulberry bush..
The mulberry bush..
Here we go 'round the mulberry bush..
So early in the morning..

Lihat videonya di sini : KLIK

Lagu yang populer di kalangan anak-anak di Inggris ini pertama diperkenalkan oleh mantan Gubernur Wakefield R.S. Duncan yang menyebutkan lagu itu di dalam bukunya yang berjudul "'Here we go round the mulberry bush' The House of Correction 1595/HM Prison Wakefield" yang dirilis pada tahun 1995. Dia menemukan lagu ini pertama kali saat mengunjungi penjara Wakefield. Seorang tahanan wanita yang diduga menderita penyakit mental menyanyikan lagu ini sambil membayangkan dirinya sedang bergandengan tangan dengan anak-anaknya.

 8. Kagome Kagome




Kagome kagome..
Kago no naka no tori wa..
Itsu itsu deyaru yoake no ban ni..
Tsuru to kame to subetta..
Ushiro no shōmen daare..

Lihat videonya di sini : KLIK

Kagome kagome adalah permainan tradisional asal Jepang yang dimainkan oleh anak-anak sekolah dasar dengan 6 orang bermain. Mereka bermain dengan membentuk lingkaran dan berjalan mengitari salah satu dari pemain yang berjaga atau disebut dengan Oni. Oni harus duduk ditengah-tengah sambil menutup mata dengan kedua tangannya. Tidak hanya memutarinya, para pemain lain juga menyanyikan lagu anak dengan judul Kagome Kagome. Setelah lagu selesai dinyanyikan, putaran pemain juga berhenti dan saat itu juga Oni harus menebak nama pemain yang berdiri tepat dibelakangnya. Kalau berhasil menebak, pemain yang disebutkan namanya harus gantian jadi Oni.

Bagian menyeramkannya adalah penafsiran tentang arti dari kagome. Ada yang bilang kagome itu sangkar bambu yang di dalamnya ada burung yang terjebak, tapi ada juga yang mengatakan kagome adalah tempat hukuman mati dengan pagar bambu. Tawanan yang akan mati akan ditutup matanya seperti permainan ini. Dan yang lebih seram, kagome berarti lingkaran setan. Coba lihat posisi 6 orang anak melingkar membentuk hexagram (segi enam).

 9. She'll be Coming Round the Mountain



She'll be coming round the mountain when she comes.. (2x)
She'll be coming round the mountain.. (2x)
She'll be coming round the mountain when she comes..

Singing 'ay, ay, yippee, yippee ay!' Singing 'ay, ay, yippee, yippee ay!' Singing 'ay, ay, yippee, ay, ay, yippee!' Singing 'ay, ay, yippee, yippee ay!'

She'll be driving six white horses when she comes.. (2x)
She'll be driving six white horses.. (2x)
She'll be driving six white horses when she comes..

Lihat videonya di sini : KLIK

Aransemen original dari lagu ini berasal dari lagu yang populer pada jaman perbudakan silam yang berjudul "When The Chariot Comes". Kedua lagu ini memiliki struktur lagu, melodi, dan bahkan satu kalimat sama yang sering diulang di dalam lagu, yaitu "when she comes". Salah satu lirik lagu original, "King Jesus, he'll be driver when she comes", mengartikan bahwa "Jesus (atau Nabi Isa AS) akan kembali ke bumi dengan mengendarai sebuah kereta kuda". Kata 'she' pada kalimat "when she comes" mewakilkan kereta kuda tersebut. Kapankah dia kembali ke dunia ini? Tentu dia akan datang pada hari kiamat. Katanya lagu ini diciptakan untuk menyambut hari dimana semua kehidupan manusia berakhir di dunia.

Sekian artikel tentang 9 Lagu Anak-Anak yang Sebenarnya Tidak Pantas Di Nyanyikan.
Selasa, Januari 20, 2015

Penemuan Kapal Nabi Nuh~ Up in 2015

Situs kapal yang dipercaya sebagai bekas kapal Nabi Nuh telah ditemukan di wilayah Turki dekat perbatasan Iran. Di sekitarnya ditemukan pula jangkar batu, reruntuhan bekas pemukiman, dan ukiran dari batu.

Kayu dari perahu tersebut sudah tidak ada lagi. Yang ada hanya sebuah bentuk simetris raksasa seperti perahu. Diduga tanah, debu dan batuan vulkanis yang memiliki usia bebeda-beda telah masuk kedalam perahu tersebut selama bertahun-tahun sehingga memadat dan membentuk sesuai bentuk perahu.
Radar Scan:



Pada situs tersebut juga diperlihatkan peta satelit yang menunjukan lokasi dari kapal Nabi Nuh beserta jangkarnya. Berdasarkan data ini, lokasi kapal Nabi Nuh dapat pula dilacak dalam peta satelit Google Earth. Peta satelit yang dapat melihat seluruh permukaan bumi sampai dasar laut ini dapat di “download” dengan gratis pada website Google Earth

From Google Earth:








Dengan peta Google Earth ketinggian (altitude) setiap titik di permukaan bumi dapat diketahui. Berdasarkan peta ini, lokasi situs perahu Nabi Nuh terletak pada ketinggian/level sekitar 2000. Lokasinya di kaki bukit yang agak rata. Sedangkan di daerah sekitarnya masih ada lembah raksasa yang memiliki level jauh lebih rendah. Jadi, perahu Nabi Nuh mendarat pada saat banjir masih belum benar-benar surut. Hal ini juga menunjukkan bahwa kondisi topografi di sekitar situs perahu Nabi Nuh sangat mendukung untuk terjadinya banjir besar Daerah itu merupakan cekungan (basin) raksasa luasnya jauh melebihi luas cekungan Bandung yaitu mencapai sekitar 9-10 juta Ha (70% luas pulau Jawa). Banjir pada saat itu akan seperti lautan karena puncak bukit setinggi 5000 m tidak akan nampak pada jarak 250 km (sebab bumi bulat). Lingkup banjir pada saat perahu Nabi Nuh mendarat dapat dilacak dengan membuat garis ketinggian yang menelusuri level yang sama dengan level dimana perahu ditemukan. Jadi perlu membuat garis kontur yang melalui situs perahu tersebut. Google Earth memiliki fasilitas untuk membuat garis (path line) yang dapat menelusuri permukaan bumi yang berlevel sama sehingga membentuk sebuah garis kontur.

Luas area banjir pada level 1530 ini sekitar 4 juta ha. Panjang lingkup banjir ini sekitar 560 km (sekitar 3/4 panjang pulau Jawa).
Gambar 1:





Berapakah level maksimum banjir Nabi Nuh? Level maksimum banjir Nabi Nuh bisa di atas level 2000. Secara teoritis, banjir maksimum terjadi pada saat volume air yang masuk sama dengan volume air yang keluar dari area tersebut. Hal ini membutuhkan juga penelitian geologi untuk mencari bekas-bekas rendaman dan terjangan air yang mungkin masih ada disekitar lokasi. Dilengkapi pula dengan beberapa simulasi komputer.

Berdasarkan riwayat dalam sebuah Kitab Suci sumber air banjir Nabi Nuh adalah air hujan yang berlangsung 40 hari 40 malam ada juga yang menyatakan 150 hari. Yang penting adalah di daerah itu pernah terjadi hujan yang sangat dahsyat. Air hujan masuk area ini selain secara langsung jatuh dari awan juga melalui cara yang tidak langsung yaitu melalui mata air dari rembesan air danau tinggi yang sudah penuh, air permukaan yang lebih tinggi (catchment area), dan air bah atau air terjun dari danau tinggi yang meluap menuju lembah (lihat peta). Namun sumber utamanya adalah air hujan.
Hujan lebat dengan intensitas curah hujan tinggi turun ke lembah dan sekitarnya. Danau dekat lembah (wilayah Armenia, lihat peta) yang lokasinya lebih tinggi (sekarang +1900 m) akan penuh terlebih dahulu. Kemudian air akan mengalir meresap kedalam tanah menuju lembah (sekarang +850) membentuk banyak mata air. Kemudian setelah danau tersebut tidak mampu lagi menampung air hujan, limpahan airnya akan luber menjadi air bah dan air terjun menuju lembah membentuk gelombang besar. Nampaknya lebih jelas apabila dibuat sebuah gambar animasi sebagai simulasi.

Kapan banjir nabi Nuh terjadi? Perlu diketahui bahwa danau yang berlokasi di wilayah Iran (lihat peta) tersebut tidak memiliki saluran/sungai keluar. Danau itu sekarang levelnya sekitar 1266m dan ketika banjir Nuh mulai surut air terjebak didalamnya pada level sekitar 1517m. Jadi permukaan air danau itu mengalami penurunan, sampai sekarang beda levelnya sekitar 250 m. Air menyusut kemungkinan melalui penguapan (evaporasi) dan rembesan bawah tanah (infiltrasi). Sebagai contoh perhitungan sederhana, jika air danau surut rata-rata 5 cm pertahun, maka banjir terjadi pada (250/0.05×1tahun =) 5000 tahun yang lalu. Tapi untuk perhitungan yang tepat perlu penelitian ilmiah. Untuk menyelidiki kecepatan penurunan perlu diolah data statistik naik turunnya permukaan air danau beserta data lain yang berpengaruh (tingkat penguapan, permeabilitas tanah/batuan sekitar, curah hujan, bentuk danau, catchment area). Kemudian dengan menggunakan persamaan matematika yang sesuai dapat diketahui kapan terjadinya banjir nabi Nuh.
Foto Narsis Para Ahli:





Benda-benda terapung yang terbawa banjir akan hanyut keluar area melalui outlet terdekat. Ada juga yang hanyut melalui outlet I menuju laut Kaspia. Namun, Perahu Nabi Nuh terlindung di balik bukit Ararat sehingga tidak hanyut (lihat peta). Benda-benda yang tenggelam pada akhirnya akan tergusur hancur (kecuali barang dari batu dan logam) oleh kekuatan air keluar melalui outlet I menuju laut Kaspia. Kekuatan dorongan air akan lebih hebat daripada luapan air tsunami. Reruntuhan atau pecahannya sekarang mungkin terkubur di sekitar pantai laut Kaspia dekat outlet I yang banyak mengandung endapan tanah lumpur yang terbawa banjir. Mungkin disitulah terletak harta karun dari ribuan penduduk masa lampau. Belum ada informasi bahwa daerah ini pernah dilakukan penggalian arkeologi.

Dengan melihat kondisi topografi seperti ini maka dapat mendukung bahwa Banjir Nabi Nuh bersifat lokal tidak seluruh dunia karena

  1. Ukuran perahu Nabi Nuh sekitar 153 m cukup untuk menampung manusia di bawah seratus orang, hewan ternak/peliharaan, serta makanan untuk dikonsumsi selama dan sesudah banjir. Jika perahu lebih besar dari itu, maka daya dukung perahu yang terbuat dari kayu untuk memuat seluruh binatang dimuka bumi diperkirakan tidak akan cukup. Lagi pula sangat sulit untuk mengumpulkan binatang dari seluruh penjuru dunia.
  2. Sesuai dalam Alqur’an, Banjir Nuh terjadi karena do’a Nabi Nuh untuk membinasakan umatnya yang tidak beriman. Sedangkan umat Nabi Nuh tidak berada di seluruh dunia.
  3. Jika seluruh dunia terendam maka airnya kemudian surut kemana.
  4. Penyelidikan geologi tidak mendukung pernah terjadinya banjir di seluruh dunia.

Jika bersifat lokal, kenapa Nabi Nuh tidak mengungsi ke luar daerah? Pada kondisi topografi seperti itu untuk mengazab umat manusia lebih cocok menggunakan senjata banjir besar. Maka tidak akan ada tempat yang aman untuk manusia yang berada di luar perahu walaupun ditempat yang tinggi. Selain adanya udara sangat dingin (tidak ada sinar mata hari) dan angin kencang berhari-hari, air bah selalu mengancam dari setiap ketinggian baik di dalam lembah maupun di luar lembah. Bukit tertinggi di dalam lingkup cekungan lembah itu adalah puncak Ararat (sekitar 5000 m) yang gundul dan tepi dari cekungan tertinggi sekitar 3000 m sedangkan topografi di luar keliling tepi cekungan itu lebih rendah. Jika lari dari luar area tersebut yang jaraknya beratus kilometer itu pasti bakal di terjang air bah karena hujan azab turun tidak mungkin dibatasi pas pada sekeliling tepi lembah atau cekungan.

Rupa bentuk dari The Great Noah Ark itu sendiri sebenarnya tidak sama dengan bentuk kapal laut masa kini pada umumnya. Menurut para peneliti dan pendaki yg pernah melihat langsung “Noah Ark” di puncak Mt.Ararat serta beberapa image yang diambil dari pemotretan udara,The Great Noah Ark memang merupakan sebuah bahtera yang berdimensi sangat besar dan kokoh.

Kontruksi utamanya tersusun oleh susunan kayu dari species pohon purba yg memang sudah tidak bisa ditemui lagi didunia ini alias sudah punah.Pengukuran obyek yang ditandai mempunyai altitude 7.546 kaki dengan panjang dari bahtera kurang lebih 500 kaki,83 kaki lebar,dan 50 kaki tinggi.
Ada juga Para Pengkaji berpendapat,”Noah Ark” berukuran lebih luas dari sebuah lapangan sepak bola.

Luas pada bagian dalamnnya cukup utk menampung ratusan ribu manusia.Jarak dari satu tingkat ke satu tingkat lainnya ialah 12 hingga ke 13 kaki. Sebanyak kurang lebih ribuan sampai pulahan ribu balak kayu digunakan untuk membangunnya.

Totalnya,terdapat kurang lebih ratusan ribu manusia dan hewan dari berbagai species yang ikut menaiki bahtera ini,Mengikuti kajian dari Dr.Whitcomb, kira2 terdiri 3.700 binatang mamalia, 8.600 jenis itik/burung,6300 jenis reptilia,2500 jenis amfibia yg menaiki The Great Noah Ark tersebut,sisanya adalah para kaum Nabi Nuh yang percaya akan ajaran yang dibawanya.Total berat kargo/muatan bahtera itu keseluruhan mungkin mencapai kurang lebih 24,300 ton.

Di sekitar obyek tersebut, juga ditemukan sebuah batu besar dengan lubang pahatan. para peneliti percaya bahwa batu tersebut adalah “drogue-stones”, di mana pada zaman dahulu biasanya dipakai pada bagian belakang perahu besar untuk menstabilkan perahu. Radar dan peralatan mereka menemukan sesuatu yang tidak lazim pada level “iron oxide” atau seperti molekul baja. Struktur baja tersebut setelah dilakukan penelitian bahwa jenis “vessel” ini telah berumur lebih dari 100.000 tahun, dan terbukti bahwa struktur dibuat oleh tangan manusia. Mereka percaya bahwa itu adalah jejak pendaratan perahu Nuh.

Beberapa sarjana berpendapat bahwa kemungkinan besar ‘Noah Ark’ ini dibangun disebuah tempat bernama Shuruppak, yaitu sebuah kawasan yg terletak di selatan Iraq.

Jika ia dibangun di selatan Iraq dan akhirnya terdampar di Utara Turkey,kemungkinan besar bahtera tersebut telah terbawa arus air sejauh kurang lebih 520 Km.

Mount Ararat Mt.Ararat itu sendiri bukanlah sembarang gunung,ia adalah sebuah gunung yg unik. Diantara salah satu keunikan yg terdapat pada gunung ini ialah, pada setiap hari akan muncul pelangi pada sebelah utara puncak gunung itu.

Mt.Ararat ini ialah salah satu gunung yg mempunyai puncak yg terluas di muka bumi ini. Statusnya juga merupakan puncak tertinggi di Turki yaitu setinggi 16,984 kaki dari permukaan air laut.Sedangkan puncak kecilnya setinggi 12,806 kaki .Jika kita berhasil menaklukkan puncak besarnya ,kita dapat melihat 3 wilayah negara dari atasnya, yaitu “Russia,Iran, dan Turkey”.
Sebuah “batu nisan” yg didakwa kepunyaan nabi Nuh AS telah dijumpai di Mt.Lebanon di Syria. Batu nisan itu berukuran 120 kaki panjang.

Pada tahun 1917,Maharaja Russia Tsar Nicholas II mengirim sejumlah 150 org pakar dari berbagai bidang yg terdiri dari saintis,arkeolog dan tentara untuk melakukan penyelidikan terhadap The Great Noah Ark tersebut. Setelah sebulan, tim ekspedisi itu baru sampai ke puncak Ararat. Segala kesukaran telah berhasil mereka lewati, dan akhirnya menemukan perahu Nuh tersebut. Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin. Mereka mencoba mengukur panjang perahu Noah dan didapati berukuran panjang 500 kaki, lebar 83 kaki dan tinggi 50 kaki, sebagian lainnya tenggelam di dalam salju.

Hasil dari perjalanan itu dibawa pulang dan mau diserahkan kepada Tsar, malangnya sebelum sempat melaporkan temuan itu ke tangan kaisar, Revolusi Bolshevik Komunis (1917) meletus. Laporan itu akhirnya jatuh ke tangan Jenderal Leon Trotsky. Sehingga sampai sekarang masih belum diketahui, apakah laporan itu masih disimpan atau dimusnahkan.

Namun penyelidikan dan penelitian perlu dilakukan terutama untuk penggalian arkeologi di sekitar outlet I pantai laut Kaspia. Barangkali disitu tertimbun benda-benda bersejarah peninggalan zaman Nabi Nuh yang akan menambah bukti kuat. Sejarah banjir Nabi Nuh menimbulkan banyak kontroversi antara para ilmuwan dan agamawan Kristiani dan Yahudi. Penyelidikan ini sangat penting untuk meredam petentangan antara mereka dan menjadikan peristiwa banjir Nabi Nuh ini adalah benar-benar menjadi pelajaran bagi umat manusia.


Surah Al-Qur'an Mengenai Nabi Nuh:
Maka Kami selamatkan Nuh dan penumpang-penumpang bahtera itu dan Kami jadikan peristiwa itu pelajaran bagi semua umat manusia. (Q.S.29:15) Dan Kami abadikan untuk Nuh itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian; (Q.S.37. 78.)
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. (Q.S.26. 121)



Teman.

Back to Top